Jam di dinding menunjukkan pukul sembilan pagi,Jarwo menguap tanda
mengantuk,maklum tadi malam kurang tidur,Nasti rewel terus,karena
tidak ada tugas,dia iseng berlayar ke dunia maya lewat komputer di
kantornya,agar tidak mengantuk,Jarwo browsing cerita lucu,
"Pak Kepsek Bodoh Dan Murid Pintar,;
Thole baru masuk SD kelas 1,hari pertama dia sudah protes sama ibu guru
,;bu,saya seharusnya duduk di kelas 3,;
bu guru heran,;kenapa kamu yakin begitu?,;
thole menjawab dengan mantap
,;soalnya saya lebih pintar dari kakak saya yang sekarang kelas 3,;
akhirnya bu Guru,pak Kepsek mencoba menguji thole langsung dengan
berbagai materi pelajaran murid kelas 3 SD
Kepsek:berapa 16 di kali 26
Thole:416
Kepsek:perang Diponegoro berlangsung tahun berapa?,"
Thole:1825-1830
Kepsek:siapa penemu lampu bohlam?,;
Thole:Thomas Alfa Edison
Kepsek:hewan apa yang memakan daging dan tumbuhan termasuk golongan apa?,;
Thole:Omnivora
akhirnya pak Kepsek bilang ke ibu guru
,t;kelihatannya thole memang cerdas,saya rasa bisa masuk kelas 3,;
tapi ibu guru masih belum yakin
,;coba saya tes lagi pak kepsek,;kata bu guru
Ibu guru:benda apakah yang huruf pertamanya K huruf terakhirnya L yang
bisa menjadi tegang bisa lemas?,;
mendengar pertanyaan bu Guru pak Kepsek melongo kaget!,;
thole:ketapel
Ibu guru:oke..sekarang apakah yang huruf pertamanya M,huruf
terakhirnya K,di tengah benda itu ada kacangnya?,;
pak Kepsek makin melongo sambil melap keringat di jidatnya!,;
Thole:Martabak
Ibu guru:oke..berikutnya,kegiatan apakah yang di lakukan anak remaja
di kamar mandi dengan gerakan yang berulang ulang,huruf pertamanya
M,huruf terakhirnya I?,;
pak Kepsek makin salah tingkah dengan pertanyaan bu guru!,;
Thole:menggosok gigi
Ibu guru:kegiatan apakah yang biasa di lakukan pria dan wanita yang
lagi pacaran di malam hari,huruf pertamanya N,huruf terakhirnya T?,;
pak Kepsek nyaris pingsan dengar pertanyaan terakhir!,;
Thole:Nonton Midnight
Sebelum bu Guru melanjutkan pertanyaan,pak Kepsek memotong
,;bu guru,thole masukkan ke universitas saja,saya aja dari tadi salah
terus jawabnya,;
Membaca cerita ini,Jarwo tertawa terbahak bahak,suaranya terdengar
sampai ke ruang guru tempat para anak buahnya pada ngerumpi
,;pak sahrul,pak jarwo kenapa itu?,;tanya bu Azizah
,;tauk ah,kesambet kali,;
,;kesambet janda cantik pastinya,;ucap minati sewot,membuat bu Azizah
dan pak Sahrul tersenyum simpul.
,;mulanya min,seranganmu sama pak jarwo,intensitasnya perlu di
tingkatkan,sebelum janda cantik itu sadar,pak jarwo lumayan manis
lho..entar dia sambar,;ucap pak Sahrul berkedip pada bu Azizah
,;bener tuh min,semangat dong,;
mendengar ini minati,matanya menatap lurus ke ruang kantor,di mana mas
jarwo tersayang berada
,;aku akan dapatin kamu mas,;janji mina dalam hati.
www.heniro.com
Sabtu, 22 Oktober 2011
Kamis, 01 September 2011
Senin, 08 Agustus 2011
Cinta Pembawa Petaka 2(horor romantis dari serial Duda Mencari Cinta)
,;mas..!,"suara wanita memanggil Jarwo,mengguncang guncang tubuhnya,Jarwo
mencoba membuka mata walau terasa berat,Jarwo sedikit menyungging
senyum saat melihat wajah cantik Rindiani,matanya turun ke lehernya
lalu dadanya yang amboi he..he..sedikit mengintip payudaranya,tiba
tiba ilusinya berbicara,dia merasa berada di atas ranjang.
,;an..kita di ranjang ya,;ucapnya syahdu,mengelus pantat Ani.
mata Ani melotot
,;plakk!,;
pipi Jarwo dapat ciuman..eh..salah tamparan dik Ani.
,;bangun mas,kamu di atas pasir tahu!,;
mendengar teriakannya,Jarwo buru buru bangun
,;maaf..aku ngantuk sekali tadi,bangun pagi ngurus anakku,;ucapnya
jutek,melangkah pergi dengan hati kesal,maklum baru di tampar wanita.
saat Jarwo memasuki rumah,ada orang tertawa di atas pohon kelapa,setan
Sumarni ada di sana
,;kasihan..memang enak di tampar,;ledek setan, membuat emosinya memuncak.
,;sial..pergi kamu,urusi urusanmu sendiri,jangan campuri urusan
orang!,;teriaknya mengambil bata merah,melempar setan Sumarni yang
melayang,tertawa nyaring.
sejak kejadian itu,arwah Sumarni bergentayangan kesana kemari,dia
sering mendatangi teman temannya,tapi rumor yang beredar,Sumarni
paling sering berkeliling di sekitar rumah Rindiani.
jam di dinding tepat pukul sembilan malam,Jarwo menuju rumah pak
Ridwan,ketua RW O7 sekaligus tetua desa yang memanggilnya.
setelah menitipkan kedua putrinya pada ibunya,Jarwo berangkat.
Di sana ternyata sudah ada pak Sabar,pak Sarwono juga pak Yono,hansip
desa berwajah lucu dan seorang pria sebayaku yang tertunduk itu
Suparno,suami Sumarni
,;parno..kamu harus jujur agar masalah ini cepat tuntas,;ucap pak Ridwan
,;iya mas..biar urusan sumarni di dunia fana cepat selesai,tidak
gentayangan seperti ini,;ucap Jarwo menimpali
,;saya ijin mau kawin lagi,tapi sumarni tidak mau di madu,;ucapnya lirih
,;ah..mas ini benar benar tidak bersyukur,sudah punya guling satu
penghangat tubuh masih ingin menambah lagi,apa tidak malu sama mas
jarwo,satu aja tidak punya!,;seru pak Sabar melirik Jarwo,pria ini
mendengus kesal
,;calon wanita keduamu sudah mau?,;tanya pak Ridwan
,;saya belum tanya,masih minta ijin marni,;ucapnya malu
,;apa wanita itu ani?,;tanya pak Ridwan,Parno mengangguk,membuat
dadaku panas di bakar cemburu
,;waduh..tahu barang bagus no,dik ani yang bahenol ya,;ledek pak Sabar
,;bahenol..gembrot tahu!,;seru Jarwo jutek
pak Sabar,pak Sarwono dan pak Yono tertawa,sedang pak Ridwan geleng
geleng kepala.
,;jangan begitu mas jarwo,di kasih paling juga tidak nolak,;ucap pak
Sabar mengejek Jarwo
,;iya..tidak nolak,kalau di dunia ini hanya ada rindiani,;
,;jangan begitu mas jarwo,tidak baik lho ngomong begitu,nanti kena
tulah,cinta berat sama dik ani,;nasehat pak Ridwan,Jarwo tertunduk malu
,;sudah..,lebih baik kita fokus ke persoalan marni,;ucap pak Ridwan lagi
,;menurut bapak,apa yang kita lakukan?,;tanya Jarwo serius
,;kalau begitu kita ke kuburan,biar aku berdialog dengan
arwahnya,;ucap pak Ridwan,di ikuti anggukan kepala semua yang hadir di
situ.
kuburan di desa Jarwo ini terletak di tengah kebun karet berpagar bunga
kamboja putih,kuburan Sumarni terletak di dekat pintu makam,saat kami
mendekati makam,tiba tiba angin berhembus kencang menerpa pohon
kamboja,meluruhkan bunganya yang berwarna putih kekuning kuningan,tiba
tiba keranda mayat yang tersimpan di pondok kecil bergerak ke arah
mereka,buru buru mereka berlari menghindari,ternyata keranda itu
mengejar Parno,
,"brakk!,"
menabrak Parno hingga pria itu jatuh
,;cukup sumarni!,;teriak pak Ridwan membuat keranda itu jatuh ke
tanah,muncullah gumpalan asap putih yang membentuk sesosok tubuh
,;sumarni..maafkan mas parno,;ucap Parno berlutut di depan arwah Sumarni
,;marni..aku tahu kau ingin membunuh suamimu karena dendam
cinta,jangan lakukan itu,kasihan anakmu,biar parno yang
mengasuhnya,mereka cukup kehilangan kamu,jangan tambah kehilangan
bapaknya,;ucap pak Ridwan,membuat arwah Sumarni terisak
,;keluar!,;teriak arwah Marni bersamaan segumpal cahaya merah yang
membentuk sesosok makhluk mengerikan,pak Ridwan mengambil batu,membaca
doa ,melemparkan batu ke makhluk itu.
,;panas!,;teriaknya kembali menjadi gumpalan asap,melayang ke atas dan
hilang di tengah kegelapan malam.
,;pergilah marni dengan tenang,;ucap pak Ridwan
,;baik pak,mas parno titip anak anak,;ucap Sumarni sedang Parno
bercucuran airmata,dia tidak sanggup bicara hanya mengangguk,lalu arwah Sumarni
berubah menjadi gumpalan asap dan menghilang.
sementara Jarwo memandang adegan ini haru,ingat perpisahannya
dengan almarhum isterinya,tapi Jarwo tersentak kaget,bayangan wajah
Rindiani menggantikan bayangan wajah isterinya.
mencoba membuka mata walau terasa berat,Jarwo sedikit menyungging
senyum saat melihat wajah cantik Rindiani,matanya turun ke lehernya
lalu dadanya yang amboi he..he..sedikit mengintip payudaranya,tiba
tiba ilusinya berbicara,dia merasa berada di atas ranjang.
,;an..kita di ranjang ya,;ucapnya syahdu,mengelus pantat Ani.
mata Ani melotot
,;plakk!,;
pipi Jarwo dapat ciuman..eh..salah tamparan dik Ani.
,;bangun mas,kamu di atas pasir tahu!,;
mendengar teriakannya,Jarwo buru buru bangun
,;maaf..aku ngantuk sekali tadi,bangun pagi ngurus anakku,;ucapnya
jutek,melangkah pergi dengan hati kesal,maklum baru di tampar wanita.
saat Jarwo memasuki rumah,ada orang tertawa di atas pohon kelapa,setan
Sumarni ada di sana
,;kasihan..memang enak di tampar,;ledek setan, membuat emosinya memuncak.
,;sial..pergi kamu,urusi urusanmu sendiri,jangan campuri urusan
orang!,;teriaknya mengambil bata merah,melempar setan Sumarni yang
melayang,tertawa nyaring.
sejak kejadian itu,arwah Sumarni bergentayangan kesana kemari,dia
sering mendatangi teman temannya,tapi rumor yang beredar,Sumarni
paling sering berkeliling di sekitar rumah Rindiani.
jam di dinding tepat pukul sembilan malam,Jarwo menuju rumah pak
Ridwan,ketua RW O7 sekaligus tetua desa yang memanggilnya.
setelah menitipkan kedua putrinya pada ibunya,Jarwo berangkat.
Di sana ternyata sudah ada pak Sabar,pak Sarwono juga pak Yono,hansip
desa berwajah lucu dan seorang pria sebayaku yang tertunduk itu
Suparno,suami Sumarni
,;parno..kamu harus jujur agar masalah ini cepat tuntas,;ucap pak Ridwan
,;iya mas..biar urusan sumarni di dunia fana cepat selesai,tidak
gentayangan seperti ini,;ucap Jarwo menimpali
,;saya ijin mau kawin lagi,tapi sumarni tidak mau di madu,;ucapnya lirih
,;ah..mas ini benar benar tidak bersyukur,sudah punya guling satu
penghangat tubuh masih ingin menambah lagi,apa tidak malu sama mas
jarwo,satu aja tidak punya!,;seru pak Sabar melirik Jarwo,pria ini
mendengus kesal
,;calon wanita keduamu sudah mau?,;tanya pak Ridwan
,;saya belum tanya,masih minta ijin marni,;ucapnya malu
,;apa wanita itu ani?,;tanya pak Ridwan,Parno mengangguk,membuat
dadaku panas di bakar cemburu
,;waduh..tahu barang bagus no,dik ani yang bahenol ya,;ledek pak Sabar
,;bahenol..gembrot tahu!,;seru Jarwo jutek
pak Sabar,pak Sarwono dan pak Yono tertawa,sedang pak Ridwan geleng
geleng kepala.
,;jangan begitu mas jarwo,di kasih paling juga tidak nolak,;ucap pak
Sabar mengejek Jarwo
,;iya..tidak nolak,kalau di dunia ini hanya ada rindiani,;
,;jangan begitu mas jarwo,tidak baik lho ngomong begitu,nanti kena
tulah,cinta berat sama dik ani,;nasehat pak Ridwan,Jarwo tertunduk malu
,;sudah..,lebih baik kita fokus ke persoalan marni,;ucap pak Ridwan lagi
,;menurut bapak,apa yang kita lakukan?,;tanya Jarwo serius
,;kalau begitu kita ke kuburan,biar aku berdialog dengan
arwahnya,;ucap pak Ridwan,di ikuti anggukan kepala semua yang hadir di
situ.
kuburan di desa Jarwo ini terletak di tengah kebun karet berpagar bunga
kamboja putih,kuburan Sumarni terletak di dekat pintu makam,saat kami
mendekati makam,tiba tiba angin berhembus kencang menerpa pohon
kamboja,meluruhkan bunganya yang berwarna putih kekuning kuningan,tiba
tiba keranda mayat yang tersimpan di pondok kecil bergerak ke arah
mereka,buru buru mereka berlari menghindari,ternyata keranda itu
mengejar Parno,
,"brakk!,"
menabrak Parno hingga pria itu jatuh
,;cukup sumarni!,;teriak pak Ridwan membuat keranda itu jatuh ke
tanah,muncullah gumpalan asap putih yang membentuk sesosok tubuh
,;sumarni..maafkan mas parno,;ucap Parno berlutut di depan arwah Sumarni
,;marni..aku tahu kau ingin membunuh suamimu karena dendam
cinta,jangan lakukan itu,kasihan anakmu,biar parno yang
mengasuhnya,mereka cukup kehilangan kamu,jangan tambah kehilangan
bapaknya,;ucap pak Ridwan,membuat arwah Sumarni terisak
,;keluar!,;teriak arwah Marni bersamaan segumpal cahaya merah yang
membentuk sesosok makhluk mengerikan,pak Ridwan mengambil batu,membaca
doa ,melemparkan batu ke makhluk itu.
,;panas!,;teriaknya kembali menjadi gumpalan asap,melayang ke atas dan
hilang di tengah kegelapan malam.
,;pergilah marni dengan tenang,;ucap pak Ridwan
,;baik pak,mas parno titip anak anak,;ucap Sumarni sedang Parno
bercucuran airmata,dia tidak sanggup bicara hanya mengangguk,lalu arwah Sumarni
berubah menjadi gumpalan asap dan menghilang.
sementara Jarwo memandang adegan ini haru,ingat perpisahannya
dengan almarhum isterinya,tapi Jarwo tersentak kaget,bayangan wajah
Rindiani menggantikan bayangan wajah isterinya.
Cinta Pembawa Petaka(Horor Romantis Dari Serial Duda Mencari Cinta)
Jarwo sudah menguap beberapa kali,tapi matanya sulit terpejam,masih
ingat peristiwa kemarin yang menimpa sumarni tetangga depan
rumahnya,samping sekolahnya,wanita ini membakar dirinya sendiri pasca
bertengkar dengan suaminya,entah apa pemicunya,suaminya tidak mau
mengaku,pria ini justru memilih kabur ke rumah orang tuanya di RW
O5,meninggalkan rumahnya yang satu RW dengan Jarwo,sama sama RW
07.
tetangga tetangga sekitar rumah marni pada mengungsi,mereka takut
kalau Sumarni jadi hantu,Jarwo sebenarnya mau ikut mengungsi ke rumah
ibu,tapi dia urungkan niatnya,maklum masih gencatan senjata karena
ibunya terus mendesak Jarwo menikahi Minati.
tiba tiba angin bertiup kencang,menerbangkan tirai jendela rumah
Jarwo,pria ini melihat sesosok tubuh di bawah pohon jambu depan rumah
Sumarni,Jarwo tersentak kaget karena dia Sumarni.
,;ayah..!,;teriak Nastiti membuat Jarwo berlari ke kamarnya anak
anak,Nasti menangis histeris sambil menunjuk nunjuk ke arah rumah
Sumarni,Jarwo memeluknya
,;tenang nduk,ada ayah?,;
,;yah..rasanya mita merinding,;ucapnya ketakutan,memeluk lenganku erat
,;mita..buka pintu,bibi bawa nasi goreng pesananmu,hi..hi,;
lalu terdengar bunyi pintu di ketuk
,;took..took!,;
tiba tiba suara berpindah pindah kadang di samping rumah,di belakang rumah.
Nastiti langsung terdiam memeluk Jarwo erat.
Jarwo bisa merasakan jantung kedua putrinya berdetak kencang
,jarwo..berdoalah agar jelmaan sumarni itu hilang,"bisik hatinya
Jarwo mulai berdoa sebisa yang Jarwo ingat,maklum lupa karena
ketakutan,tak berapa lama panggilan itu hilang,hanya terdengar suara
hening malam,Jarwo menarik napas lega.
,;ayo..nduk tidur,besok sekolah,;
paginya Jarwo menhampiri bu Saodah,penjaga kantin resmi milik sekolah
,;wah..rame?,;tanya Jarwo menyerahkan Nastiti padanya
,;iya pak jarwo,semenjak bu sumarni meninggal,pelanggannya pindah ke
kantin saya,;ucapnya ketakutan
,;bu dapat rezeki,kok sepertinya malah takut?,;
,;masalahnya tadi malam,dia mengetuk pintu rumah saya dan mengancam
agar jangan mengambil langganannya,;
Jarwo menghela napas
,;sudahlah bu,yang sabar nanti setelah empat puluh hari
kematiannya,akan hilang sendiri,itu fitnah setan,;ucap Jarwo mengelus
kepala Nastiti yang semakin memeluk erat bu Saodah.
,;wanita ini mengangguk,Jarwo buru buru pamit karena tugas
sekolah sudah menunggu.
Jarwo pulang dari hajatan sudah pukul sebelas malam,Jarwo terpaksa
mengambil jalan pintas yang melewati kuburan agar cepat sampai rumah
ibunya mengambil kedua buah hatinya yang di titipkan.
Jarwo sebenarnya merinding juga,karena dua hari lalu bersama
warga,menguburkan Sumarni,karena tak memperhatikan jalan,Jarwo
menabrak sesosok tubuh
,;aduh..!,;teriaknya
,;ah..sakit!,;teriak seorang wanita suara manja agak gimana gimana
gitu,mereka saling menyorotkan senter
,;mas jarwo!,;teriaknya kesal
,;dik ani tho!,malam malam begini ke kuburan,janjian ya,;
,;enak saja memang ani kuntilanak,jangan jangan mas jarwo sendiri sama
dik minati,;ledeknya memonyongkan bibirnya yang indah
,;enak saja,memang aku pocong!,;teriak jarwo sewot karena
cemburu,malam malam di kuburan,mau gelap gelapan sama siapa adinda
tersayang.
,;jawab jujur an,kenapa malam malam di kuburan?,;
,;entahlah mas,tadi aku mau ke rumah paman,tiba tiba aku sudah sampai disini,;
,;maksudmu seperti kena hipnotis?,;
belum sempat ani menjawab,tiba tiba terdengar suara lolongan
anjing,mereka saling berpandangan,lalu memandang nisan di samping
mereka bertuliskan,Sumarni,;
suara tertawa nyaring terdengar dari atas,mereka mendongak ke pohon
kamboja di atas mereka.
,;mau beli apa pak jarwo,hi..hi,;
,;seetaan!,;teriak Jarwo menarik tangan Ani,mengajaknya berlari.
,;lepaskan mas jarwo,sudah sampai rumah ani!,;teriaknya sewot
Jarwo melepaskannya
,;he..ani,kamu itu harusnya berterima kasih,bukannya marah,coba kalau
tidak ku ajak lari,kamu bisa di makan setannya Sumarni mau?,;
,;hu..!,;dengus Ani,berbalik melangkah menuju rumahnya,mata Jarwo yang
termasuk sehat karena suka minum jus wortel,memandang pantat Ani yang
bergeol ke sana kemari.
,;busyet..goyang pantatnya indah banget,;ucap Jarwo geleng geleng kepala.
,;dasar laki laki mata keranjang,nggak bisa lihat parabola menjulang
dikit!,;maki seorang wanita yang tiba tiba ada di samping Jarwo.
,;dia segera menengokkan lehernya ,matanya melotot,setan Sumarni ada di
sampingnya,dia menjulurkan tangannya,mulai mencekik Jarwo.
,;ah..ah!,;
Jarwo berteriak mencoba melepaskan tangan setan dari lehernya,saat
antara hidup dan mati,dia ingat sebaris doa hingga tangan yang
mencekiknya lepas bersamaan mata Jarwo berkunang kunang,setelah itu
Jarwo tak ingat apa apa.
ingat peristiwa kemarin yang menimpa sumarni tetangga depan
rumahnya,samping sekolahnya,wanita ini membakar dirinya sendiri pasca
bertengkar dengan suaminya,entah apa pemicunya,suaminya tidak mau
mengaku,pria ini justru memilih kabur ke rumah orang tuanya di RW
O5,meninggalkan rumahnya yang satu RW dengan Jarwo,sama sama RW
07.
tetangga tetangga sekitar rumah marni pada mengungsi,mereka takut
kalau Sumarni jadi hantu,Jarwo sebenarnya mau ikut mengungsi ke rumah
ibu,tapi dia urungkan niatnya,maklum masih gencatan senjata karena
ibunya terus mendesak Jarwo menikahi Minati.
tiba tiba angin bertiup kencang,menerbangkan tirai jendela rumah
Jarwo,pria ini melihat sesosok tubuh di bawah pohon jambu depan rumah
Sumarni,Jarwo tersentak kaget karena dia Sumarni.
,;ayah..!,;teriak Nastiti membuat Jarwo berlari ke kamarnya anak
anak,Nasti menangis histeris sambil menunjuk nunjuk ke arah rumah
Sumarni,Jarwo memeluknya
,;tenang nduk,ada ayah?,;
,;yah..rasanya mita merinding,;ucapnya ketakutan,memeluk lenganku erat
,;mita..buka pintu,bibi bawa nasi goreng pesananmu,hi..hi,;
lalu terdengar bunyi pintu di ketuk
,;took..took!,;
tiba tiba suara berpindah pindah kadang di samping rumah,di belakang rumah.
Nastiti langsung terdiam memeluk Jarwo erat.
Jarwo bisa merasakan jantung kedua putrinya berdetak kencang
,jarwo..berdoalah agar jelmaan sumarni itu hilang,"bisik hatinya
Jarwo mulai berdoa sebisa yang Jarwo ingat,maklum lupa karena
ketakutan,tak berapa lama panggilan itu hilang,hanya terdengar suara
hening malam,Jarwo menarik napas lega.
,;ayo..nduk tidur,besok sekolah,;
paginya Jarwo menhampiri bu Saodah,penjaga kantin resmi milik sekolah
,;wah..rame?,;tanya Jarwo menyerahkan Nastiti padanya
,;iya pak jarwo,semenjak bu sumarni meninggal,pelanggannya pindah ke
kantin saya,;ucapnya ketakutan
,;bu dapat rezeki,kok sepertinya malah takut?,;
,;masalahnya tadi malam,dia mengetuk pintu rumah saya dan mengancam
agar jangan mengambil langganannya,;
Jarwo menghela napas
,;sudahlah bu,yang sabar nanti setelah empat puluh hari
kematiannya,akan hilang sendiri,itu fitnah setan,;ucap Jarwo mengelus
kepala Nastiti yang semakin memeluk erat bu Saodah.
,;wanita ini mengangguk,Jarwo buru buru pamit karena tugas
sekolah sudah menunggu.
Jarwo pulang dari hajatan sudah pukul sebelas malam,Jarwo terpaksa
mengambil jalan pintas yang melewati kuburan agar cepat sampai rumah
ibunya mengambil kedua buah hatinya yang di titipkan.
Jarwo sebenarnya merinding juga,karena dua hari lalu bersama
warga,menguburkan Sumarni,karena tak memperhatikan jalan,Jarwo
menabrak sesosok tubuh
,;aduh..!,;teriaknya
,;ah..sakit!,;teriak seorang wanita suara manja agak gimana gimana
gitu,mereka saling menyorotkan senter
,;mas jarwo!,;teriaknya kesal
,;dik ani tho!,malam malam begini ke kuburan,janjian ya,;
,;enak saja memang ani kuntilanak,jangan jangan mas jarwo sendiri sama
dik minati,;ledeknya memonyongkan bibirnya yang indah
,;enak saja,memang aku pocong!,;teriak jarwo sewot karena
cemburu,malam malam di kuburan,mau gelap gelapan sama siapa adinda
tersayang.
,;jawab jujur an,kenapa malam malam di kuburan?,;
,;entahlah mas,tadi aku mau ke rumah paman,tiba tiba aku sudah sampai disini,;
,;maksudmu seperti kena hipnotis?,;
belum sempat ani menjawab,tiba tiba terdengar suara lolongan
anjing,mereka saling berpandangan,lalu memandang nisan di samping
mereka bertuliskan,Sumarni,;
suara tertawa nyaring terdengar dari atas,mereka mendongak ke pohon
kamboja di atas mereka.
,;mau beli apa pak jarwo,hi..hi,;
,;seetaan!,;teriak Jarwo menarik tangan Ani,mengajaknya berlari.
,;lepaskan mas jarwo,sudah sampai rumah ani!,;teriaknya sewot
Jarwo melepaskannya
,;he..ani,kamu itu harusnya berterima kasih,bukannya marah,coba kalau
tidak ku ajak lari,kamu bisa di makan setannya Sumarni mau?,;
,;hu..!,;dengus Ani,berbalik melangkah menuju rumahnya,mata Jarwo yang
termasuk sehat karena suka minum jus wortel,memandang pantat Ani yang
bergeol ke sana kemari.
,;busyet..goyang pantatnya indah banget,;ucap Jarwo geleng geleng kepala.
,;dasar laki laki mata keranjang,nggak bisa lihat parabola menjulang
dikit!,;maki seorang wanita yang tiba tiba ada di samping Jarwo.
,;dia segera menengokkan lehernya ,matanya melotot,setan Sumarni ada di
sampingnya,dia menjulurkan tangannya,mulai mencekik Jarwo.
,;ah..ah!,;
Jarwo berteriak mencoba melepaskan tangan setan dari lehernya,saat
antara hidup dan mati,dia ingat sebaris doa hingga tangan yang
mencekiknya lepas bersamaan mata Jarwo berkunang kunang,setelah itu
Jarwo tak ingat apa apa.
Langganan:
Postingan (Atom)























